• Buletin

YouTube Go Kini Tersedia di 130 Negara

Dapat diunduh melalui Play Store.

Pilihan

9 Distro Linux Terbaik

Linux merupakan sistem operasi (OS) yang bersifat open source, dan telah digunakan oleh banyak pengguna dari berbagai penjuru negara....

Windows OEM dan Perbedaannya dengan Versi Retail

Dua versi Windows yang paling dikenal oleh banyak pengguna adalah Windows OEM dan Windows Retail. Keduanya merupakan produk orisinil...

Facebook Luncurkan Layanan Kencan ‘Facebook Dating’

Facebook resmi meluncurkan layanan kencan mereka, "Facebook Dating." Dimumkan pada acara F8 tahun lalu, Facebook Dating tersedia mulai hari...

iPhone 11 Pro dan Pro Max Hadir dengan Tiga Kamera

Selain iPhone 11, Apple hari ini juga mengumumkan dua model ponsel termahalnya untuk tahun 2019 ini. iPhone 11 Pro...

YouTube Go telah tersedia di 130 negara, termasuk Indonesia, Nigeria, dan Thailand. YouTube Go pertama kali diluncurkan di India di tahun 2017 lalu, dan diperuntukkan bagi pengguna yang berada di suatu negara, di mana data seluler dijual dengan harga mahal, dan memiliki kualitas rendah. Oleh karena itu, aplikasi ini dbangun untuk mengurangi penggunaan data ketika mengakses YouTube.

Dalam satu tahun terakhir, selain di India, Google juga telah meluncurkan YouTube Go di 14 negara lainnya. Kini, telah tersedia di 130 negara, YouTube Go juga hadir dengan berbagai fitur baru, termasuk kemampuan untuk melakukan streaming dengan kualitas tinggi, serta fitur untuk menampilkan hasil rekomendasi yang sudah dipersonalisasi.

YouTube Go, pada dasarnya, memiliki fitur yang sama seperti yang ditawarkan di aplikasi YouTube. Hanya saja, YouTube Go dilengkapi dengan banyak opsi untuk mengelola penggunaan data. Ini memungkinkan pengguna dapat mengunduh video dengan tiga kualitas yang berbeda. Pengguna juga dapat membagikan video yang telah diunduh ke ponsel lain tanpa menggunakan data. Pengiriman video tersebut dapat dilakukan dengan koneksi nirkabel, seperti Bluetooth atau Wi-Fi Direct.

IKLAN

YouTube Go 130 Negara
Kredit gambar: Google

YouTube Go juga dilengkapi fitur pratinjau video, yang dapat memberikan gambaran tentang video tersebut sebelum ditonton atau diunduh. Selain itu, karena memiliki ukuran 10MB ketika diinstal, Google menargetkan YouTube Go untuk pengguna yang menggunakan ponsel kelas bawah, yang biasanya memiliki kapasitas ruang penyimpaan yang sedikit.

YouTube Go, seperti yang telah disebutkan, hanya dirilis di negara yang memiliki konektivitas data seluler yang kurang ideal. Aplikasi ini, sampai sekarang, masih belum tersedia di Amerika Serikat, Inggis, atau Australia; negara-negara di mana konektivitas data seluler masih terbilang bagus dan terjangkau.

YouTube Go sendiri merupakan bagian dari rangkaian aplikasi yang dirancang untuk Android Go, sebuah OS yang dikhususkan untuk ponsel kelas bawah. Selain YouTube Go, Google juga telah merilis serangkaian aplikasi lainnya dengan tujuan yang sama. Aplikasi-apikasi tersebut meliputi Maps Go, Datally, dan Files Go.

YouTube Go, khususnya untuk pengguna Indonesia, telah tersedia di Play Store. Pengguna dapat mengunduhnya melalui tautan berikut.

Pembaruan 27/09/2019: Perubahan judul dari yang semula “YouTube Go Sekarang Tersedia di 130 Negara,” dan penyesuaian gambar unggulan.

IKLAN

Tinggalkan komentar

Tulis komentar kamu
Masukkan nama kamu di sini

Artikel terbaru

5 Aplikasi Keyboard Terbaik di Android

Aplikasi keyboard, atau papan tik, merupakan salah satu komponen penting, dan biasanya, semua ponsel sudah memilikinya sebagai salah satu...

Discord Segera Tutup Katalog ‘Nitro Games’

Discord mengumumkan jika akan menutup layanan Nitro Games, yang menyediakan akses terhadap beberapa gim gratis. Layanan ini merupakan salah satu keuntungan dari berlangganan layanan...

Aplikasi Slack di Desktop Dapatkan Mode Gelap

Slack, melalui sebuah artikel blognya, mengumumkan jika telah merilis 'mode gelap' untuk aplikasinya di desktop, termasuk Windows, Mac, dan Linux. Slack untuk perangkat mobile,...

Firefox Uji Coba Layanan VPN Gratis

Mozilla baru saja meluncurkan layanan VPN gratis miliknya, yang dapat diakses melalui peramban Firefox. Dinamai Firefox Private Network, layanan ini merupakan bagian dari program...