• Buletin

YouTube Dituduh Kumpulkan Data Anak-anak Secara Ilegal

Juga diminta untuk membayar denda "puluhan miliar" dolar.

Pilihan

9 Distro Linux Terbaik

Linux merupakan sistem operasi (OS) yang bersifat open source, dan telah digunakan oleh banyak pengguna dari berbagai penjuru negara....

Windows OEM dan Perbedaannya dengan Versi Retail

Dua versi Windows yang paling dikenal oleh banyak pengguna adalah Windows OEM dan Windows Retail. Keduanya merupakan produk orisinil...

Facebook Luncurkan Layanan Kencan ‘Facebook Dating’

Facebook resmi meluncurkan layanan kencan mereka, "Facebook Dating." Dimumkan pada acara F8 tahun lalu, Facebook Dating tersedia mulai hari...

iPhone 11 Pro dan Pro Max Hadir dengan Tiga Kamera

Selain iPhone 11, Apple hari ini juga mengumumkan dua model ponsel termahalnya untuk tahun 2019 ini. iPhone 11 Pro...

YouTube dituduh telah mengumulkan data penggunanya yang masih anak-anak secara ilegal. Tuduhan ini dilaporkan oleh lebih dari 20 grup advokasi kepada Federal Trade Commissions (FTC) Amerika Serikat di hari Senin kemarin, waktu setempat.

FTC diminta untuk menginvestigasi YouTube karena diduga telah melanggar aturan yang disebutkan di Child Online Privacy Protection Act (COPPA). Aturan ini memberikan regulasi tentang bagaimana suatu perusahaan dapat mengumpulkan data anak-anak yang masih berumur di bawah 13 tahun. Dalam aturan tersebut, perusahaan juga harus memberi tahu orang tua terlebih dahulu, dan mendapatkan persetujuannya ketika ingin mengoleksi data anak-anak.

YouTube, menurut tudahan, telah mengumpulkan informasi pribadi, termasuk lokasi, pengenal perangkat, nomor telepon, dan data pelacakan peramban, milik anak-anak yang mengakses platform streaming video tersebut. Dikutip dari CNN, YouTube juga diminta agar mengubah caranya dalam mengelola konten untuk anak-anak, dan membayar denda hingga “puluhan miliar” dolar karena diduga telah mengambil keuntungan dari penggunanya yang masih di bawah umur tersebut.

IKLAN

Google telah memperoleh keuntungan besar dari pengumpulan dan penggunaan data pribadi milik anak-anak di YouTube. Pengumpulan ilegal ini telah berlangsung selama bertahun-tahun dan melibatkan puluhan juta anak-anak AS,” – bunyi dari tuduhan tersebut, yang pelaporannya dipimpin oleh grup Center for Digital Democracy dan Campaign for a Commercial-Free Childhood.

Meskipun begitu, ketentuan layanan YouTube menyatakan jika platform streaming video tersebut tidak diperuntukkan untuk anak-anak berusia di bawah 13 tahun. Untuk membuat akun Google, yang kemudian digunakan di YouTube, pengguna harus menyatakan jika telah berusia lebih dari 13 tahun.

YouTube juga memiliki aplikasi terpisah yang dikhususkan untuk anak-anak, yaitu YouTube Kids. Aplikasi ini diluncurkan di tahun 2015 lalu, dan menurut YouTube, telah mengikuti semua aturan yang ditetapkan di COPPA.

Melindungi hak anak-anak dan keluarga selalu menjadi prioritas utama bagi kami. Kami akan membaca pengaduan tersebut secara menyeluruh dan mengevaluasi jika ada hal-hal yang dapat kami lakukan untuk meningkatkan pelayanan kami. Karena YouTube bukan untuk anak-anak, kami telah memberikan alternatif yang dirancang khusus untuk anak-anak, yaitu melalui aplikasi YouTube Kids.” – juru bicara Google menanggapi isu ini, dikutip dari CNN.

Namun, yang menjadi masalah, ialah, setiap pengguna, termasuk anak-anak, dapat mengakses dan menonton video di YouTube tanpa menggunakan akun. Selain itu, orang tua juga dapat membiarkan anak-anaknya mengakses YouTube menggunakan akun mereka. Anak-anak juga dapat membuat akun dengan informasi umur yang tidak benar. Menurut penelitian yang dilakukan Trendera, 45% anak-anak dengan umur antara 8-12 tahun telah memiliki akun YouTube.

Pembaruan 01/10/2019: Perubahan judul dari yang semula “YouTube Dituduh Mengambil Data Anak-anak Secara Ilegal,” dan penyesuaian gambar unggulan.

IKLAN
ViaCNN

Tinggalkan komentar

Tulis komentar kamu
Masukkan nama kamu di sini

Artikel terbaru

5 Aplikasi Keyboard Terbaik di Android

Aplikasi keyboard, atau papan tik, merupakan salah satu komponen penting, dan biasanya, semua ponsel sudah memilikinya sebagai salah satu...

Discord Segera Tutup Katalog ‘Nitro Games’

Discord mengumumkan jika akan menutup layanan Nitro Games, yang menyediakan akses terhadap beberapa gim gratis. Layanan ini merupakan salah satu keuntungan dari berlangganan layanan...

Aplikasi Slack di Desktop Dapatkan Mode Gelap

Slack, melalui sebuah artikel blognya, mengumumkan jika telah merilis 'mode gelap' untuk aplikasinya di desktop, termasuk Windows, Mac, dan Linux. Slack untuk perangkat mobile,...

Firefox Uji Coba Layanan VPN Gratis

Mozilla baru saja meluncurkan layanan VPN gratis miliknya, yang dapat diakses melalui peramban Firefox. Dinamai Firefox Private Network, layanan ini merupakan bagian dari program...