• Buletin

Diboikot, YouTube Hapus 150,000 Video

Aksi boikot dilakukan setelah ditemukan komentar yang tidak pantas pada beberapa video yang ditujukan untuk anak-anak.

Pilihan

9 Distro Linux Terbaik

Linux merupakan sistem operasi (OS) yang bersifat open source, dan telah digunakan oleh banyak pengguna dari berbagai penjuru negara....

Windows OEM dan Perbedaannya dengan Versi Retail

Dua versi Windows yang paling dikenal oleh banyak pengguna adalah Windows OEM dan Windows Retail. Keduanya merupakan produk orisinil...

Facebook Luncurkan Layanan Kencan ‘Facebook Dating’

Facebook resmi meluncurkan layanan kencan mereka, "Facebook Dating." Dimumkan pada acara F8 tahun lalu, Facebook Dating tersedia mulai hari...

iPhone 11 Pro dan Pro Max Hadir dengan Tiga Kamera

Selain iPhone 11, Apple hari ini juga mengumumkan dua model ponsel termahalnya untuk tahun 2019 ini. iPhone 11 Pro...

Baru-baru ini, YouTube menuai kontroversi karena beberapa video yang dikhususkan untuk anak-anak memiliki komentar yang mengandung unsur kekerasan dan tidak senonoh. Menanggapi hal tersebut, dikutip dari CNET, YouTube menutup ratusan akun dan menghapus lebih dari 150,000 video dari situsnya. Selain itu, YouTube juga mematikan fitur komentar untuk lebih dari 625,000 video yang juga menjadi sasaran komentar tidak pantas.

Tindakan untuk menindaklanjuti isu ini dilakukan setelah beberapa pengiklan ternama mencabut iklannya dari YouTube. Pengiklan-pengiklan tersebut salah satunya adalah Adidas dan Deutsche Bank. Dikutip dari CNET, perwakilan dari kedua perusahaan tersebut belum memberi komentar terkait isu ini.

YouTube Diboikot dan Dipaksa Menghapus 150,000 Video

IKLAN

Sebelumnya, YouTube juga telah mendapat kecaman dari berbagai pihak. Platform video milik Google ini dilklaim gagal dalam menerapkan filter di YouTube for Kids, guna mengenali dan menghapus video yang mengandung konten tidak layak untuk anak-anak. Dikutip dari CNET, pernah ada video yang menggambarkan Mickey Mouse sedang berbaring di genangan darah; ada juga video animasi yang menggambarkan Spider-Man sedang berbuat hal yang tidak senonoh kepada Elsa, seorang putri dari film Frozen.

Selain menghapus lebih dari 150,000 video, YouTube mengatakan jika telah mencabut sejumlah iklannya dari hampir 2 juta video. YouTube juga melakukannya kepada lebih dari 50,000 akun yang berkategori “family-friendly,” namun menampilkan konten yang tidak pantas.

Minggu lalu, YouTube juga membuat peraturan baru yang dikhususkan untuk penggunanya yang masih di bawah umur. YouTube mengklaim telah menggunakan alat machine learning yang dapat mengidentifikasi video yang sekiranya tidak layak untuk ditampilkan. Selain itu, YouTube juga mempertimbangkan hasil ulasan dari pengguna untuk menindaklanjuti video yang dianggap mengandung konten yang tidak pantas.

Ini juga bukan kali pertama YouTube menghadapi boikot dari pengiklan. Awal tahun ini, sejumlah pengiklan, termasuk AT&T dan Johnson & Johnson, telah beralih dari YouTube setelah iklan mereka muncul di samping konten yang menunjukkan sifat ekstremis dan menyebarkan kebencian. Ini terjadi karena YouTube menggunakan teknologi periklanan otomatis yang gagal mengidentifikasi isu tersebut. Meskipun begitu, Ruth Porat, CFO dari Google, mengatakan jika sebagian pengiklan yang melakukan boikot tersebut telah memasang iklannya kembali.

Pembaruan 30/09/2019: Ppenyesuaian gambar unggulan.

IKLAN
ViaCNET

Tinggalkan komentar

Tulis komentar kamu
Masukkan nama kamu di sini

Artikel terbaru

5 Aplikasi Keyboard Terbaik di Android

Aplikasi keyboard, atau papan tik, merupakan salah satu komponen penting, dan biasanya, semua ponsel sudah memilikinya sebagai salah satu...

Discord Segera Tutup Katalog ‘Nitro Games’

Discord mengumumkan jika akan menutup layanan Nitro Games, yang menyediakan akses terhadap beberapa gim gratis. Layanan ini merupakan salah satu keuntungan dari berlangganan layanan...

Aplikasi Slack di Desktop Dapatkan Mode Gelap

Slack, melalui sebuah artikel blognya, mengumumkan jika telah merilis 'mode gelap' untuk aplikasinya di desktop, termasuk Windows, Mac, dan Linux. Slack untuk perangkat mobile,...

Firefox Uji Coba Layanan VPN Gratis

Mozilla baru saja meluncurkan layanan VPN gratis miliknya, yang dapat diakses melalui peramban Firefox. Dinamai Firefox Private Network, layanan ini merupakan bagian dari program...