• Buletin

Steam Hapus Bitcoin dari Sistem Pembayarannya

Karena biaya tambahannya naik dan nilai tukarnya tidak stabil.

Pilihan

9 Distro Linux Terbaik

Linux merupakan sistem operasi (OS) yang bersifat open source, dan telah digunakan oleh banyak pengguna dari berbagai penjuru negara....

Windows OEM dan Perbedaannya dengan Versi Retail

Dua versi Windows yang paling dikenal oleh banyak pengguna adalah Windows OEM dan Windows Retail. Keduanya merupakan produk orisinil...

Facebook Luncurkan Layanan Kencan ‘Facebook Dating’

Facebook resmi meluncurkan layanan kencan mereka, "Facebook Dating." Dimumkan pada acara F8 tahun lalu, Facebook Dating tersedia mulai hari...

iPhone 11 Pro dan Pro Max Hadir dengan Tiga Kamera

Selain iPhone 11, Apple hari ini juga mengumumkan dua model ponsel termahalnya untuk tahun 2019 ini. iPhone 11 Pro...

Valve, melalui sebuah artikel di blognya, baru saja mengumumkan jika telah menghapus Bitcoin dari sistem pembayaran di Steam. Ini dilakukan karena naiknya biaya tambahan yang harus dibayarkan oleh setiap pengguna ketika melakukan transaksi menggunakan mata uang kripto tersebut.

Biaya tambahan yang harus dibayarkan pengguna naik drastis menjadi US$20. Semula, ketika Steam baru saja menambahkan Bitcoin sebagai salah satu sistem pembayarannya, biaya tambahan yang harus dibayarkan hanya sebesar US$0.2. Biaya tambahan ketika bertransaksi menggunakan kartu kredit Visa atau MasterCard, jika dibandingkan, hanya berjumlah tak lebih dari US$2.

In the past few months we’ve seen an increase in the volatility in the value of Bitcoin and a significant increase in the fees to process transactions on the Bitcoin network. For example, transaction fees that are charged to the customer by the Bitcoin network have skyrocketed this year, topping out at close to $20 a transaction last week — compared to roughly 20 cents when we initially enabled Bitcoin.” – Kurtis Chinn, Representative dari Valve.

IKLAN

Valve sendiri tidak memiliki kuasa terhadap biaya tambahan yang harus dibebankan, termasuk ketika sedang mengalami kenaikan. Valve juga mengklaim jika kenaikan biaya dapat merugikan pengguna yang harus membayar biaya lebih dengan jumlah yang signifikan ketika melakukan transaksi. Selain itu, biaya tambahan tersebut juga dapat menjadi masalah yang merugikan Steam dan penggunanya, mengingat nilai tukar Bitcoin yang tidak stabil.

Unfortunately, Valve has no control over the amount of the fee. These fees result in unreasonably high costs for purchasing games when paying with Bitcoin. The high transaction fees cause even greater problems when the value of Bitcoin itself drops dramatically.” – tambah Chinn.

Penghapusan Bitcoin dari sistem pembayaran di Steam hanya dilakukan untuk saat ini saja. Valve, melalui artikel yang sama, mengatakan jika dapat mengubah pikirannya dan kembali menghadirkan Bitcoin sebagai sistem pembayaran di Steam di masa mendatang.

Valve menambahkan Bitcoin sebagai sistem pembayaran alternatif di Steam pada bulan April 2016 lalu. Ini didukung dengan tingginya popularitas dari mata uang kripto tersebut, serta nilai tukarnya yang terus meningkat dan menjanjikan; meski tidak selalu stabil.

Nilai tukar Bitcoin sendiri, baru-baru ini, telah banyak mengalami perubahan. Selama satu minggu terakhir, 1 Bitcoin dihargai US$13,000, naik US$9,500 dari minggu sebelumnya. Selain kenaikan, nilai tukar Bitcoin juga pernah mengalami penurunan. Beberapa bulan yang lalu, nilai tukar untuk 1 Bitcoin dihargai US$9,000, turun US$2,000 dari yang sebelumnya US$11.000.

Pembaruan 27/09/2019: Perubahan judul dari yang semula “Steam Menghapus Bitcoin dari Sistem Pembayarannya,” dan penyesuaian gambar unggulan.

IKLAN

Tinggalkan komentar

Tulis komentar kamu
Masukkan nama kamu di sini

Artikel terbaru

5 Aplikasi Keyboard Terbaik di Android

Aplikasi keyboard, atau papan tik, merupakan salah satu komponen penting, dan biasanya, semua ponsel sudah memilikinya sebagai salah satu...

Discord Segera Tutup Katalog ‘Nitro Games’

Discord mengumumkan jika akan menutup layanan Nitro Games, yang menyediakan akses terhadap beberapa gim gratis. Layanan ini merupakan salah satu keuntungan dari berlangganan layanan...

Aplikasi Slack di Desktop Dapatkan Mode Gelap

Slack, melalui sebuah artikel blognya, mengumumkan jika telah merilis 'mode gelap' untuk aplikasinya di desktop, termasuk Windows, Mac, dan Linux. Slack untuk perangkat mobile,...

Firefox Uji Coba Layanan VPN Gratis

Mozilla baru saja meluncurkan layanan VPN gratis miliknya, yang dapat diakses melalui peramban Firefox. Dinamai Firefox Private Network, layanan ini merupakan bagian dari program...