• Buletin

Stadia: Layanan Game Streaming dari Google

Dengan Google Stadia, pengguna dapat memainkan game layaknya menonton video di YouTube.

Pilihan

9 Distro Linux Terbaik

Linux merupakan sistem operasi (OS) yang bersifat open source, dan telah digunakan oleh banyak pengguna dari berbagai penjuru negara....

Windows OEM dan Perbedaannya dengan Versi Retail

Dua versi Windows yang paling dikenal oleh banyak pengguna adalah Windows OEM dan Windows Retail. Keduanya merupakan produk orisinil...

Facebook Luncurkan Layanan Kencan ‘Facebook Dating’

Facebook resmi meluncurkan layanan kencan mereka, "Facebook Dating." Dimumkan pada acara F8 tahun lalu, Facebook Dating tersedia mulai hari...

iPhone 11 Pro dan Pro Max Hadir dengan Tiga Kamera

Selain iPhone 11, Apple hari ini juga mengumumkan dua model ponsel termahalnya untuk tahun 2019 ini. iPhone 11 Pro...

Pada acara Google Developer Conference kemarin, Google mengumumkan Stadia, sebuah layanan game yang berbasis streaming, layaknya YouTube. Layanan ini akan menggunakan pusat data Google untuk menampung game-game yang tersedia agar dapat dimainkan pengguna. Rencana perilisan layanan ini sudah didemonstrasikan Google pada tahun lalu melalui Project Stream dan pada saat peluncuran Assassin’s Creed: Odyssey.

Stadia: Layanan Game Streaming dari Google

Stadia bukanlah sebuah konsol, melainkan sebuah layanan. Stadia ditujukan untuk memudahkan para pemain menikmati game favorit mereka dengan perangkat apapun, layaknya menonton video di YouTube. Dengan kata lain, pengguna hanya memerlukan jaringan internet yang kencang dan stabil, dan juga perangkat yang dapat melakukan streaming. Google juga akan menambahkan integrasi Stadia ke YouTube dengan menambahkan tombol “Mainkan Sakarang.” Melalui YouTube, pengguna dapat memainkan sebuah game langsung setelah menonton cuplikan video dari game tersebut, tanpa proses pengunduhan dan instalasi.

Perangkat yang didukung

Pengguna dapat memainkan game melalui Google Stadia dengan perangkat apapun, seperti desktop, laptop, tablet, maupun ponsel. Uniknya, pengguna juga dapat dengan mudah berpindah perangkat ketika sedang bermain, baik itu dari ponsel ke TV (melalui Chromecast) atau langsung ke komputer. Proses transisi dari satu perangkat ke perangkat lain juga hampir tidak terasa, yang membuat pengalaman bermain akan tambah mengesankan.

IKLAN

Stadia Layanan Game Streaming
Kredit gambar: Google

Meskipun pengguna dapat menggunakan kontroler apapun untuk memainkan game-game melalui Stadia, Google juga memperkenalkan sebuah kontroler yang dirancang khusus untuk layanan game streaming ini. Google mengklaim kontrolernya akan memberikan pengalaman terbaik untuk menjalankan Stadia. Itu karena kontroler ini langsung terhubung ke pusat data Google melalui Wi-Fi, bukan ke perangkat yang digunakan pengguna. Jadi, melalui kontroler ini, pengguna dapat menggunakan kontroler yang sama di perangkat yang berbeda.

Kinerja dan dukungan

Dengan dukungan pusat data Google, pengguna tidak memerlukan komputer atau perangkat yang canggih untuk mendapatkan hasil maksimal ketika bermain game. Tahun lalu, Project Stream hanya memungkinkan streaming dengan resolusi hingga 1080p pada frame rate 60FPS. Dengan Stadia di mana teknologinya sudah lebih canggih, streaming game nantinya dapat dilakukan dengan resolusi hingga 4K, ditambah HDR, pada 60FPS. Google juga akan menambahkan surround sound ketika layanan ini diluncurkan. Mereka juga mengatakan akan menambahkan dukungan resolusi 8K di kemudian hari.

Stadia Layanan Game Streaming
Kredit tangkapan layar: Google

Karena berbasis cloud, Google Stadia juga memiliki tenaga yang lebih kuat untuk menjalankan game dibandingkan dengan konsol-konsol game yang ada. Google mengklaim jika satu instance, seperti satu permintaan proses GPU, memiliki kekuatan lebih dari yang dimiliki Xbox One X dan PlayStation 4 Pro. Google juga menambahkan jika beberapa instance dapat dijalankan secara bersama untuk meningkatkan kualitas visual, atau untuk memberikan pengalaman multiplayer yang bagus tanpa memengaruhi kinerja streaming.

Untuk game engine, Google Stadia sudah memiliki dukungan untuk Unrel Engine 4. Selain itu, Google juga akan memberikan dukungan untuk Unity. Selain game engine, beberapa game juga sudah dipastikan akan hadir di Google Stadia. Salah satunya adalah Eternal Doom. Game ini nantinya akan berjalan di resolusi 4K dengan dukungan HDR dan frame rate 60FPS.

Selain itu, Google juga akan menambahkan integrasi Google Assistant, yang dapat diakses melalui tombol khusus pada kontroler Stadia. Google Assistant nantinya akan membantu pengguna menyelesaikan misi dari suatu game, tanpa harus membuka YouTube atau situs lain untuk menemukan tutorialnya.

Perilisan

Melalui blognya, Google mengatakan jika Stadia akan dirilis di tahun ini, dengan tanggal yang belum dipastikan. Google juga belum mengumumkan detail harga dari layanan game streaming ini. Selain Doom Eternal, ketersediaan game-game lainnya ketika layanan ini dirilis juga belum pasti. Stadia juga akan dirilis pertama kali di Amerika Serikat, Kanada, Inggris dan sebagian besar Eropa. Perlisan layanan ini di kawasan Asia, termasuk Indonesia, masih belum pasti.

IKLAN

Tinggalkan komentar

Tulis komentar kamu
Masukkan nama kamu di sini

Artikel terbaru

5 Aplikasi Keyboard Terbaik di Android

Aplikasi keyboard, atau papan tik, merupakan salah satu komponen penting, dan biasanya, semua ponsel sudah memilikinya sebagai salah satu...

Discord Segera Tutup Katalog ‘Nitro Games’

Discord mengumumkan jika akan menutup layanan Nitro Games, yang menyediakan akses terhadap beberapa gim gratis. Layanan ini merupakan salah satu keuntungan dari berlangganan layanan...

Aplikasi Slack di Desktop Dapatkan Mode Gelap

Slack, melalui sebuah artikel blognya, mengumumkan jika telah merilis 'mode gelap' untuk aplikasinya di desktop, termasuk Windows, Mac, dan Linux. Slack untuk perangkat mobile,...

Firefox Uji Coba Layanan VPN Gratis

Mozilla baru saja meluncurkan layanan VPN gratis miliknya, yang dapat diakses melalui peramban Firefox. Dinamai Firefox Private Network, layanan ini merupakan bagian dari program...