Harry Potter: Wizards Unite — Game AR Baru dari Niantic

Harry Potter: Wizards Unite akan membawa pengguna menjelajahi dunia sihir Harry Potter menggunakan teknologi Augmented Reality yang dikembangkan Niantic.

Home Gaming Harry Potter: Wizards Unite — Game AR Baru dari Niantic

Harry Potter: Wizards Unite, sebuah game mobile berbasis AR (Augmented Reality) yang terinspirasi dari dunia fiksi yang dibuat oleh J.K. Rowling, akan dirilis tahun ini. Game ini sedang dikembangkan oleh Portkey Games dan Niantic Labs, pengembang dari Pokemon Go. Pengguna dapat melakukan pre-register untuk mendapatkan akses awal dari game ini sebelum dirilis.

Melalui akun Twitter dan situs resminya, Niantic dan WB Games, induk perusahaan Portkey Games, merilis teaser dari Wizards Unite; termasuk tangkapan layar, cuplikan permainan, dan detail lainnya. Dilihat dari teaser tersebut, game ini sepertinya akan menerapkan sistem permainan yang hampir sama dengan Pokemon Go, dan menampilkan karakter dan makhluk buas yang ada di franchise film Harry Potter dan Fantastic Beasts.

Harry Potter: Wizards Unite — Game AR Baru dari Niantic

Detail dari Harry Potter: Wizards Unite

Sebelum teaser ini keluar, saya sempat bersepekulasi jika game ini akan mempunyai mekanik dan sistem permainan yang sama dengan Pokemon Go, dengan perbedaan yang terletak pada karakternya saja. Namun, meskipun spekulasi tersebut tidak sepenuhnya salah, ada hal yang cukup menarik dari Wizards Unite yang tidak dimiliki oleh Pokemon Go. Salah satu contohnya adalah adanya misi atau alur cerita yang perlu diikuti ketika memainkan game ini.

Artikel terkait: Update: 50 Pokemon Baru Gen 3 dan Fitur Cuaca di Pokemon Go

Alur ceritanya cukup sederhana; pengguna nanti diminta untuk menyelamatkan dunia sihir, termasuk karakter, makhuk buas, dll yang ada di dalamnya. Pengguna akan menjadi bagian dari Statute of Secrecy Task Force, sebuah organisasi yang didirikan oleh Mentri Persulapan (Ministry of Magic) dan Konfederasi Internasional Pesulap (International Confederation of Wizards). Dari situ, pengguna akan diminta untuk menyelidiki dan menghadapi suatu fenomena yang dapat membahayakan dunia sihir, yang disebut Calamity.

Calamity, menurut alur cerita dari game ini, adalah suatu fenomena di mana artifak, makhluk buas, ingatan, dan orang-orang dari dunia sihir muncul di dunia nyata, yang sering disebut sebagai Muggle World. Di game ini, benda-benda tersebut nanti dipanggil ‘Foundables.’ Misi pengguna adalah menyelamatkan dan mengembalikan semua Foundables yang ditemukan ke tempat asalnya. Foundables juga memiliki tingkat kelangkaan; semakin langka Foundable tersebut, semakin besar juga poin dan hadiah yang didapatkan.

Harry Potter: Wizards Unite
Kredit gambar: Niantic Labs & Portkey Games

Niantic juga akan menyertakan pertarungan multiplayer/real-time ke dalam game ini. Pertarungan tersebut dapat dilakukan di sebuah Fortress, salah satu bangunan yang tersedia di dalam game Wizards Unite. Pengguna dapat bekerja sama dengan pengguna lain untuk menghadapi karakter villain di game ini, termasuk Death Eaters, Dementor, dan karakter lainnya. Pertarungan ini memungkinkan pengguna untuk mendapatkan Foundable yang lebih langka dari yang biasa ditemukan di jalanan. Selain itu, pengguna juga dapat memilih profesi dalam memainkan game ini, seperti Auror, Magizoologist, atau Profesor. Masing-masing profesi menawarkan keterampilan dan kemampuan unik untuk membantu pengguna dalam memainkan game ini.

Kapan game ini dirilis?

Jadwal perilisan dari game ini masih belum diumumkan oleh Niantic maupun WB Games. Namun, pengguna dapat melakukan pre-register melalui halaman situsnya langsung. Untuk pengguna Android, pre-register dapat dilakukan melalui halaman Play Store dari game Harry Potter: Wizards Unite.

Saya sendiri sudah melakukan pre-register, dan tidak sabar menunggu game ini dirilis. Yang membuat saya penasaran adalah game play mekanik berdasarkan AR yang akan diterapkan oleh Niantic nantinya. Saya berharap mekanik tersebut sudah memiliki banyak perkembangan dari apa yang dulu ada di Pokemon Go dan Ingress, seperti pengurangan bug, dukungan yang lebih baik untuk ponsel low-range, dll.

Artikel terkait

Tinggalkan komentar

Tulis komentar Anda!
Masukkan nama Anda di sini

Berlangganan newsletter

Untuk mendapatkan update mingguan dari artikel populer yang dibahas di Koalakontent. Tenang saja, kita juga gak suka spam kok!

Artikel terbaru

Pandora Luncurkan Aplikasi untuk Mac

Pandora, platform streaming musik dan radio, akhirnya meluncurkan aplikasi native untuk desktop yang saat ini hanya tersedia bagi pengguna Mac, dengan dukungan untuk Windows...

Glass Enterprise 2: Perangkat AR Terbaru dari Google

Google telah merilis perangkat AR terbaru mereka yang diberi nama Glass Enterprise Edition 2. Perangkat ini merupakan perangkat kacamata pintar, dan merupakan penerus dari...

Versi Pratinjau Microsoft Edge Tersedia untuk Mac

Pertama kali diumumkan pada Desember kemarin, dan sempat dipamerkan melalui acara Microsoft Build 2019 beberapa minggu lalu, Microsoft kini resmi merilis versi pratinjau dari...