• Buletin

Google Rilis Dukungan AMP di Email

Hanya cocok digunakan untuk email promosi.

Pilihan

9 Distro Linux Terbaik

Linux merupakan sistem operasi (OS) yang bersifat open source, dan telah digunakan oleh banyak pengguna dari berbagai penjuru negara....

Windows OEM dan Perbedaannya dengan Versi Retail

Dua versi Windows yang paling dikenal oleh banyak pengguna adalah Windows OEM dan Windows Retail. Keduanya merupakan produk orisinil...

Facebook Luncurkan Layanan Kencan ‘Facebook Dating’

Facebook resmi meluncurkan layanan kencan mereka, "Facebook Dating." Dimumkan pada acara F8 tahun lalu, Facebook Dating tersedia mulai hari...

iPhone 11 Pro dan Pro Max Hadir dengan Tiga Kamera

Selain iPhone 11, Apple hari ini juga mengumumkan dua model ponsel termahalnya untuk tahun 2019 ini. iPhone 11 Pro...

Direncanakan sejak tahun lalu, Google kemarin akhirnya merilis dukungan AMP, Automatic Mobile Pages, di email. AMP di email dirilis dalam versi beta, dan saat ini hanya bisa diakses oleh pengguna G Suite melalui Gmail. Penyedia email lainnya, seperti Yahoo Mail, Outlook, dan Mail.ru juga dikabarkan akan memberikan dukungan untuk AMP di email.

Google Rilis Dukungan AMP di Email

Dengan dukungan AMP, Google menginginkan agar email lebih bersifat interaktif. Artinya, semua interaksi dapat dilakukan di dalam email, tanpa harus keluar dari web penyedia layanan email, seperti Gmail. Interaksi yang dapat dilakukan di antaranya: mendaftar di suatu acara; memberi komentar di Google Docs; mengisi kuesioner; bahkan bisa juga berbelanja. Google memanggil email-email yang didukung AMP ini dengan sebutan email dinamis.

Dukungan AMP di email akan dirilis partama kali di platform web. Google mengatakan jika mereka juga akan membawa dukungan ini di mobile. Lagi pula, dukungan AMP di email, menurut saya, hanya ditujukan untuk email-email promosi saja yang dikirim oleh para perusahaan, seperti perusahaan e-commerce, travel, dll. AMP di email tidak memiliki dampak yang signifikan untuk email-email yang dikirim untuk berkomunikasi dengan teman, keluarga, dan kolega.

IKLAN

Dikutip dari The Verge, perusahaan-perusahaan yang terdaftar sebagai partner dalam proyek AMP di email ini antara lain: Booking.com; Despegar; Doodle; Ecwid; Freshworks; Nexxt; OYO Rooms; Pinterest; dan redBus. Perusahaan-perusahaan tersebut dapat mengirim email dinamis ke pengguna yang terdaftar di layanan mereka. Selain itu, AMP di email juga akan didukung di beberapa layanan penyedia email pihak ke-tiga, seperti SparkPost, Litmus, Amazon SES, dll. Jadi, pengguna, yang bekerja sebagai marketer dari suatu perusahaan, dan menggunakan layanan tersebut untuk mengirim email ke konsumen, akan dapat membuat email dinamis dalam waktu dekat.

Sama seperti AMP untuk artikel instan, AMP di email, menurut saya, juga akan menuai banyak kontroversi. Pengaplikasian AMP di email akan mempermudah penyedia layanan email, seperti Google dengan Gmail-nya, untuk melacak dan mencatat interaksi yang kita lakukan di platform lain yang menggunakan AMP di email mereka. Data yang diambil dari interaksi tersebut dapat dikirim ke pengiklan. Iklan dan tracker, seperti yang kita ketahui, bersifat fleksibel, dan pengiklan dapat secara leluasa menggunakan data kita sebagai kebutuhan marketing mereka.

IKLAN

Artikel terkait

Tinggalkan komentar

Tulis komentar kamu
Masukkan nama kamu di sini

Artikel terbaru

Discord Segera Tutup Katalog ‘Nitro Games’

Discord mengumumkan jika akan menutup layanan Nitro Games, yang menyediakan akses terhadap beberapa gim gratis. Layanan ini merupakan salah...

Aplikasi Slack di Desktop Dapatkan Mode Gelap

Slack, melalui sebuah artikel blognya, mengumumkan jika telah merilis 'mode gelap' untuk aplikasinya di desktop, termasuk Windows, Mac, dan Linux. Slack untuk perangkat mobile,...

Firefox Uji Coba Layanan VPN Gratis

Mozilla baru saja meluncurkan layanan VPN gratis miliknya, yang dapat diakses melalui peramban Firefox. Dinamai Firefox Private Network, layanan ini merupakan bagian dari program...

Kurangi Gim Populer, Steam Perbarui Daftar Rekomendasi

Steam memiliki daftar rekomendasi yang dapat memperkenalkan pengguna dengan gim-gim baru. Namun, terkadang, daftar tersebut lebih banyak diisi dengan gim-gim populer yang tidak diminati...