• Buletin

Google Plus Akan Ditutup untuk Konsumen

Pilihan

9 Distro Linux Terbaik

Linux merupakan sistem operasi (OS) yang bersifat open source, dan telah digunakan oleh banyak pengguna dari berbagai penjuru negara....

Windows OEM dan Perbedaannya dengan Versi Retail

Dua versi Windows yang paling dikenal oleh banyak pengguna adalah Windows OEM dan Windows Retail. Keduanya merupakan produk orisinil...

Facebook Luncurkan Layanan Kencan ‘Facebook Dating’

Facebook resmi meluncurkan layanan kencan mereka, "Facebook Dating." Dimumkan pada acara F8 tahun lalu, Facebook Dating tersedia mulai hari...

iPhone 11 Pro dan Pro Max Hadir dengan Tiga Kamera

Selain iPhone 11, Apple hari ini juga mengumumkan dua model ponsel termahalnya untuk tahun 2019 ini. iPhone 11 Pro...

Google, melalui artikel blognya pada hari Senin kemarin, mengatakan jika Google Plus akan ditutup untuk konsumen. Hal ini dilakukan Google setelah ditemukannya kerentanan keamanan yang memungkinkan pengembang aplikasi mengakses informasi pribadi penggunanya. Isu ini ditemukan dan telah diperbaiki sejak Maret 2018 lalu, di mana pada waktu tersebut Google tidak memberi tahu penggunanya. Menurut laporan dari Wall Street Journal yang pertama kali memberitakan hal ini, Google khawatir jika mengungkapkan isu tersebut akan merugikan reputasinya dan menarik perhatian regulasi yang tidak diinginkan.

Google Plus Akan Ditutup untuk Konsumen

Menurut Google, kerentanan keamanan yang ditemukan di salah satu API Google+ memungkinkan pengembang pihak ketiga untuk mengakses data dari lebih dari 500.000 pengguna; termasuk nama pengguna, alamat email, pekerjaan, tanggal lahir, foto profil, dan informasi pribadi lainnya yang tidak bersifat publik.

Karena server Google+ tidak menyimpan log API selama lebih dari dua minggu, Google tidak dapat memastikan pengguna mana yang terkena dampak dari kerentanan keamanan ini. Namun, Google meyakinkan penggunanya bahwa mereka tidak menemukan bukti jika ada pengembang pihak ketiga yang tahu tentang bug ini. Mereka juga yakin bahwa tidak ada data pribadi pengguna yang telah disalahgunakan oleh salah satu dari 438 pengembang yang dapat memiliki akses data pribadi pengguna melalui bug ini.

Google+ Akan Ditutup pada Akhir Agustus 2019

IKLAN

Sebagai respons dari masalah ini, Google akan menutup layanan media sosial mereka untuk konsumen. Mereka mengklaim jika Google+ gagal mendapatkan pemakaian dan daya tarik yang signifikan dari konsumennya. Google mengatakan akan memberi pengguna waktu selama 10 bulan untuk melakukan transisi keluar dari Google+. Mereka juga menjanjikan untuk menyediakan informasi penting kepada konsumen selama beberapa bulan ke depan; termasuk opsi untuk mengunduh dan memigrasikan data pengguna.

Google+ untuk konsumen saat ini memiliki penggunaan dan engagement yang rendah; 90 persen dari sesi pengguna Google+ berdurasi kurang dari lima detik. – pernyataan Google melalui artikel blognya.

Namun, Google+ akan terus digunakan sebagai produk untuk pengguna Enterprise, di mana jejaring sosial ini lebih populer dan lebih banyak digunakan. Google sendiri akan mengumumkan produk baru yang berfokus pada Google+ Enterprise dalam waktu dekat.

Google mengatakan bahwa mereka menemukan bug ini melalui inisiatif baru yang disebut Project Strobe. Inisiatif baru ini ditetapkan untuk melindungi privasi pengguna dan membatasi data pengguna yang dapat diakses pengembang melalui web dan Android. Hal ini diperuntukkan agar masalah keamanan seperti yang dialami Google+ saat ini tidak terjadi lagi.

IKLAN

Artikel terkait

Tinggalkan komentar

Tulis komentar kamu
Masukkan nama kamu di sini

Artikel terbaru

Discord Segera Tutup Katalog ‘Nitro Games’

Discord mengumumkan jika akan menutup layanan Nitro Games, yang menyediakan akses terhadap beberapa gim gratis. Layanan ini merupakan salah...

Aplikasi Slack di Desktop Dapatkan Mode Gelap

Slack, melalui sebuah artikel blognya, mengumumkan jika telah merilis 'mode gelap' untuk aplikasinya di desktop, termasuk Windows, Mac, dan Linux. Slack untuk perangkat mobile,...

Firefox Uji Coba Layanan VPN Gratis

Mozilla baru saja meluncurkan layanan VPN gratis miliknya, yang dapat diakses melalui peramban Firefox. Dinamai Firefox Private Network, layanan ini merupakan bagian dari program...

Kurangi Gim Populer, Steam Perbarui Daftar Rekomendasi

Steam memiliki daftar rekomendasi yang dapat memperkenalkan pengguna dengan gim-gim baru. Namun, terkadang, daftar tersebut lebih banyak diisi dengan gim-gim populer yang tidak diminati...