• Buletin

Google for Jobs Perkenalkan Fitur Gaji dan Lokasi

Kedua fitur baru ini dirilis ketika Silicon Valley mendapatkan sorotan mengenai pengaruh teknologi dan otomasi terhadap perekrutan tenaga kerja.

Pilihan

9 Distro Linux Terbaik

Linux merupakan sistem operasi (OS) yang bersifat open source, dan telah digunakan oleh banyak pengguna dari berbagai penjuru negara....

Windows OEM dan Perbedaannya dengan Versi Retail

Dua versi Windows yang paling dikenal oleh banyak pengguna adalah Windows OEM dan Windows Retail. Keduanya merupakan produk orisinil...

Facebook Luncurkan Layanan Kencan ‘Facebook Dating’

Facebook resmi meluncurkan layanan kencan mereka, "Facebook Dating." Dimumkan pada acara F8 tahun lalu, Facebook Dating tersedia mulai hari...

iPhone 11 Pro dan Pro Max Hadir dengan Tiga Kamera

Selain iPhone 11, Apple hari ini juga mengumumkan dua model ponsel termahalnya untuk tahun 2019 ini. iPhone 11 Pro...

Pada pertengahan tahun ini, Google meluncurkan layanan pencarian baru, Google for Jobs, yang dirancang khusus untuk membantu pengguna mencari lowongan pekerjaan yang diminati. Kini, layanan tersebut mendapat beberapa pembaruan, termasuk penambahan fitur gaji dan lokasi.

Setelah pembaruan ini, pengguna Google for Jobs dapat mencari pekerjaan berdasarkan lokasi, dengan jarak mulai 3 hingga 300 km. Selain itu, Google juga berusaha untuk memperoleh informasi mengenai perkiraan gaji dari setiap lowongan pekerjaan yang ada di hasil pencarian.

Untuk itu, Google akan menggunakan data yang diberikan oleh layanan atau situs pihak ke-tiga, seperti LinkedIn, Glassdoor, dll. Saat ini, dikutip dari CNET, ada lebih dari 85 persen daftar lowongan pekerjaan yang diindeks Google yang tidak menampilkan informasi perkiraan gaji untuk pelamar.

IKLAN

Google for Jobs Gaji Lokasi
Kredit gambar: Google

Google for Jobs memperkenalkan kedua fitur baru ini pada saat yang tepat. Pasalnya, menurut CNET, Silicon Valley sedang menjalani pengamatan yang semakin ketat mengenai pengaruh teknologi dan otomasi terhadap pekerjaan dan ruang lingkup kerja. Menurut Nick Zakrasek, product manager dari Google for Jobs, Google merupakan penyebab utama di balik krisis yang terjadi sekarang. Namun, menurutnya, dampak ini tidak sepenuhnya bersifat negatif; ada banyak usaha kecil yang telah dibantu oleh teknologi dan alat komunikasi yang lain untuk menjadi lebih baik.

Selain informasi gaji dan lokasi, Google juga memperkenalkan fitur lainnya. Pengguna kini dapat menyimpan lowongan pekerjaan yang diminati, layaknya fitur penanda di sebuah peramban, untuk dibuka kembali di lain waktu. Selain itu, Google juga memberikan opsi yang lebih fleksibel pada proses melamar pekerjaan. Jika daftar lowongan pekerjaan tersebut diterbitkan di situs web yang berbeda, pengguna kini dapat mendaftar di salah satu sesuai keinginan.

Fitur-fitur Google for Jobs yang baru, termasuk fitur gaji dan lokasi, telah diluncurkan dan dapat digunakan setelah pembaruan ini. Namun, fitur untuk menyimpan lowongan pekerjaan baru akan diluncurkan pekan depan.

Pembaruan 22/09/2019: Perubahan judul dari yang semula “Google for Jobs Memperkenalkan Fitur Informasi dan Gaji,” penyesuaian gambar unggulan, dan penambahan anak judul.

IKLAN
ViaCNET

Tinggalkan komentar

Tulis komentar kamu
Masukkan nama kamu di sini

Artikel terbaru

5 Aplikasi Keyboard Terbaik di Android

Aplikasi keyboard, atau papan tik, merupakan salah satu komponen penting, dan biasanya, semua ponsel sudah memilikinya sebagai salah satu...

Discord Segera Tutup Katalog ‘Nitro Games’

Discord mengumumkan jika akan menutup layanan Nitro Games, yang menyediakan akses terhadap beberapa gim gratis. Layanan ini merupakan salah satu keuntungan dari berlangganan layanan...

Aplikasi Slack di Desktop Dapatkan Mode Gelap

Slack, melalui sebuah artikel blognya, mengumumkan jika telah merilis 'mode gelap' untuk aplikasinya di desktop, termasuk Windows, Mac, dan Linux. Slack untuk perangkat mobile,...

Firefox Uji Coba Layanan VPN Gratis

Mozilla baru saja meluncurkan layanan VPN gratis miliknya, yang dapat diakses melalui peramban Firefox. Dinamai Firefox Private Network, layanan ini merupakan bagian dari program...