• Buletin

Fasilitas Apple Sepenuhnya Ditenagai Energi Terbarukan

Termasuk toko retil yang terletak di daerah terpencil sekalipun.

Pilihan

9 Distro Linux Terbaik

Linux merupakan sistem operasi (OS) yang bersifat open source, dan telah digunakan oleh banyak pengguna dari berbagai penjuru negara....

Windows OEM dan Perbedaannya dengan Versi Retail

Dua versi Windows yang paling dikenal oleh banyak pengguna adalah Windows OEM dan Windows Retail. Keduanya merupakan produk orisinil...

Facebook Luncurkan Layanan Kencan ‘Facebook Dating’

Facebook resmi meluncurkan layanan kencan mereka, "Facebook Dating." Dimumkan pada acara F8 tahun lalu, Facebook Dating tersedia mulai hari...

iPhone 11 Pro dan Pro Max Hadir dengan Tiga Kamera

Selain iPhone 11, Apple hari ini juga mengumumkan dua model ponsel termahalnya untuk tahun 2019 ini. iPhone 11 Pro...

Apple, melalui twit yang dikirim Tim Cook, mengumumkan jika semua fasilitasnya telah ditenagai dengan 100% energi terbarukan. Angka ini mencakup semua fasilitas, termasuk Apple Park, pusat data, sampai toko ritel yang tersebar di seluruh dunia.

Namun, angka 100% tersebut tidak mencakup pemasok dan pabrikan pihak ke-tiga yang bekerja sama dengan Apple. Selain itu, angka ini diraih Apple dalam jangka waktu 8 tahun sejak pertama kali menggunakan energi terbarukan. Kala itu, angkanya ada di 16%, namun telah menurunkan gas emisi CO2e sebesar 54%.

IKLAN

Fast Company mewawancarai Lisa Jackson, selaku Vice President dari Apple di bidang Environment, terkait berita ini. Jackson menyoroti bagaimana Apple tidak hanya berfokus pada pengurangan emisi, tetapi juga berkontribusi pada ketersediaan energi terbarukan.

Apple telah membangun banyak solar dan wind farm yang bekerja sama dengan lembaga lokal. Pusat data Apple sekarang juga telah banyak dihiasi dengan panel tata surya. Ini dilakukan untuk melestarikan lingkungan di sekitar bangunan-bangunannya, seperti di gedung Apple Park.

Selain itu, untuk mencapai angka 100% dari tahun lalu di angka 96%, Apple telah menandatangani sejumlah perjanjian untuk membeli daya di Brasil, India, Israel, Meksiko dan Turki. Daya tersebut kemudian diperuntukkan untuk toko-toko retil Apple di daerah terpencil agar juga menggunakan energi terbarukan.

Selain itu, Apple juga tidak suka membeli REC, atau Renewable Energy Certificates, dalam transaksi pasar terbuka untuk mengimbangi konsumsi energi di kantornya. Jackson menjelaskan bahwa Apple lebih suka membeli daya dari proyek-proyek energi terbarukan yang melibatkan perusahaan, baik dengan meninvestasikan modal atau berkomitmen untuk membeli daya yang bisa dihasilkan dalam jangka waktu yang lama, namun memberikan hasil yang pasti.

Pembaruan 30/09/2019: Perubahan judul dari yang semula “Fasilitas Apple Sepenuhnya Menggunakan Energi Diperbaharui,” dan penyesuaian gambar unggulan.

IKLAN

Tinggalkan komentar

Tulis komentar kamu
Masukkan nama kamu di sini

Artikel terbaru

5 Aplikasi Keyboard Terbaik di Android

Aplikasi keyboard, atau papan tik, merupakan salah satu komponen penting, dan biasanya, semua ponsel sudah memilikinya sebagai salah satu...

Discord Segera Tutup Katalog ‘Nitro Games’

Discord mengumumkan jika akan menutup layanan Nitro Games, yang menyediakan akses terhadap beberapa gim gratis. Layanan ini merupakan salah satu keuntungan dari berlangganan layanan...

Aplikasi Slack di Desktop Dapatkan Mode Gelap

Slack, melalui sebuah artikel blognya, mengumumkan jika telah merilis 'mode gelap' untuk aplikasinya di desktop, termasuk Windows, Mac, dan Linux. Slack untuk perangkat mobile,...

Firefox Uji Coba Layanan VPN Gratis

Mozilla baru saja meluncurkan layanan VPN gratis miliknya, yang dapat diakses melalui peramban Firefox. Dinamai Firefox Private Network, layanan ini merupakan bagian dari program...