Facebook Menguping Pesan Suara di Messenger

Tampaknya, mimpi Facebook untuk mewujudkan pernyataan "the future is private" akan memakan waktu yang lebih lama lagi.

Home Enterprise Facebook Menguping Pesan Suara di Messenger

-

Facebook selama ini telah membayar orang atau kontraktor untuk menguping percakapan pengguna di Messenger, dengan mentranskrip audio dari pesan suara. Menurut laporan dari Bloomberg, hal ini dilakukan untuk menguji dan meninjau tingkat keakuratan sistem pengenalan suara mereka. Menanggapi hal ini, Facebook mengklaim jika telah menghentikan kegiatan peninjauan audio tersebut “lebih dari satu minggu yang lalu.”

Facebook Menguping Pesan Suara Pengguna di Messenger

Seperti diketahui, Messenger memiliki fitur untuk mentranskrip audio dari pesan suara menjadi teks. Fitur tersebut tidak aktif secara default. Oleh karena itu, Facebook menyatakan jika mereka hanya mentranskrip pesan suara dari pengguna yang mengaktifkan fitur tersebut. Masalahnya, menurut halaman dukungan berikut, jika suatu pengguna dalam percakapan mengaktifkan fitur ini, maka pesan suara dari lawan bicara juga akan ditranskrip, meski tidak mengaktifkan fitur.

Artikel terkait: Facebook Menyimpan Kata Sandi Pengguna Tanpa Proteksi

Masalah lainnya menyangkut keterbukaan. Satu perusahaan yang digunakan Facebook untuk mentranskrip percakapan di Messenger adalah TaskUs. Menurut laporan, mereka tidak diberi tahu dari mana audio dari percakapan tersebut berasal, atau alasan kenapa mereka mentranskripnya.

Facebook Menguping Pesan Suara Messenger
Kredit foto: James Martin / CNET

Hal ini membuat beberapa pekerja beranggapan jika apa yang mereka kerjakan “tidak etis,” terutama ketika beberapa percakapan mengandung konten yang vulgar. Selain itu, kebijakan privasi data Facebook juga tidak menjelaskan bahwa manusia, atau dalam kasus ini kontraktor, dapat memonitor dan menganalisis konten pengguna.

“Facebook menyatakan jika ‘sistem secara otomatis memproses konten dan komunikasi yang Anda dan pengguna lainnya berikan untuk menganalisa konteks dan apa yang terkandung di dalamnya.’ Pernyataan ini sama sekali tidak menyinggung peninjauan konten oleh manusia,” seperti yang dilaporkan oleh Bloomberg.

Tidak hanya Facebook, Google, Apple, Microsoft, dan Amazon juga ditemukan telah menggunakan tenaga manusia untuk mendengarkan audio yang diambil dari produk asisten suara mereka tanpa memberi tahu pengguna secara terbuka. Sejak itu, Google dan Apple untuk sementara menangguhkan program peninjauan audio oleh tenaga manusia mereka. Amazon mengizinkan pengguna Alexa untuk memilih keluar dari program tersebut. Apple juga sedang bekerja untuk memberikan keterbukaan tentang privasi mengenai program ini, dan akan memberikan pengguna opsi untuk tidak ber-partisipasi.

Artikel terkait

Tinggalkan komentar

Tulis komentar Anda!
Masukkan nama Anda di sini

Berlangganan newsletter

Untuk mendapatkan update mingguan dari artikel populer yang dibahas di Koalakontent. Tenang saja, kita juga gak suka spam kok!

Artikel terbaru

4 Emulator NES Terbaik di Android

Setelah sebelumnya menulis tentang beberapa emulator SNES terbaik di Android, kali ini saya ingin membahas terkait hal yang sama, namun untuk pendahulunya, yaitu NES...

RPAN: Reddit Uji Coba Fitur ‘Livestreaming’

Reddit sedang mengadakan uji coba fitur livestreaming yang sering kita jumpai di platform seperti YouTube dan Twitch. Fitur ini diumumkan hari ini, dan diberi...

PUBG Hadirkan Fitur ‘Cross-play’ untuk Xbox One dan PS4

PUBG Corporation, pengembang game battle royale PlayerUnknown's Battleground (PUBG), memberikan beberapa pengumuman pada acara livestream Inside Xbox Gamescom. Mereka mengatakan jika sedang bekerja untuk menghadirkan...