• Opini

Definisi Perangkat Lunak ‘Open Source’

Ada beberapa alasan kenapa suatu program atau aplikasi dikategorikan sebagai perangkat lunak "open source," serta kenapa pengguna, pengembang, dan perusahaan teknologi raksasa suka dengan istilah tersebut.

Pilihan

9 Distro Linux Terbaik

Linux merupakan sistem operasi (OS) yang bersifat open source, dan telah digunakan oleh banyak pengguna dari berbagai penjuru negara....

Windows OEM dan Perbedaannya dengan Versi Retail

Dua versi Windows yang paling dikenal oleh banyak pengguna adalah Windows OEM dan Windows Retail. Keduanya merupakan produk orisinil...

Facebook Luncurkan Layanan Kencan ‘Facebook Dating’

Facebook resmi meluncurkan layanan kencan mereka, "Facebook Dating." Dimumkan pada acara F8 tahun lalu, Facebook Dating tersedia mulai hari...

iPhone 11 Pro dan Pro Max Hadir dengan Tiga Kamera

Selain iPhone 11, Apple hari ini juga mengumumkan dua model ponsel termahalnya untuk tahun 2019 ini. iPhone 11 Pro...

Istilah “open source,” atau perangkat lunak sumber terbuka, sudah tidak jarang lagi kita dengar, baik di berita maupun di video YouTube yang meliput tentang perkembangan teknologi. Selain perangkat lunak open source, ada juga perangkat lunak “proprietary” dan “freeware,” yang semuanya memiliki arti dan sifat yang berbeda. Bagi yang tertarik untuk mempelajarinya, berikut adalah definisi dari apa itu perangkat lunak open source, beserta dengan sifat dan keuntungannya; baik untuk pengembang dan pengguna.

Definisi Perangkat Lunak ‘Open Source’ dan Keuntungannya

Perangkat lunak yang bersifat open source adalah yang kode sumbernya, atau source code, tersedia secara gratis. Dengan kata lain, penggunanya, atau siapa pun, dapat mengakses, memodifikasi, meningkatkan, serta bahkan mendistribusikan perangkat lunak yang berbeda menggunakan kode sumber tersebut. Selain tidak memiliki biaya lisensi, perangkat lunak open source juga dapat disalin atau didistribusikan kembali. Pengguna juga dapat menggunakan perangkat lunak open source untuk tujuan apa pun.

Definisi Open Source
Kredit gambar: Wikipedia

IKLAN

Sebagi contoh, Linux Ubuntu merupakan salah satu OS yang bersifat open source. Pengguna dapat mengunduhnya secara gratis, serta membuat salinan sebanyak mungkin dan membagikannya ke pengguna lain. Pengguna juga dapat mengunduh kode sumber dari Ubuntu tersebut, dan memodifikasinya untuk membuat perangkat lunak lain, atau versi yang berbeda dari versi aslinya.

Mulanya, “Open Source” merupakan istilah sertifikasi yang dikenalkan oleh OSI, atau Open Source Initiative. Pengembang yang ingin mendistribusikan programnya yang bersifat open source harus mengikuti syarat-syarat yang sudah ditetapkan oleh OSI. Syarat-syarat tersebut menyatakan jika:

  • Perangkat lunak yang didistribusikan harus didistribusikan kembali ke orang lain tanpa batasan apa pun;
  • Kode sumber dari perangkat lunak tersebut harus tersedia (sehingga pihak penerima dapat meningkatkan atau memodifikasinya);
  • Lisensi dapat memungkinkan perangkat lunak yang dimodifikasi atau disempurnakan untuk menggunakan nama atau versi yang berbeda dari perangkat lunak asli.

Untuk lisensi sendiri, perangkat lunak open source biasanya didistribusikan menggunakan General Public License (GNU), Intel Open Source License, FreeBSD License, dan the Mozilla Public License. Situs resmi OSI menyediakan informasi lebih lanjut mengenai hal ini. Situs tersebut juga menyediakan beberapa detail lainnya mengenai perangkat lunak open source yang tidak tertulis di artikel ini.

Perbedaan Perangkat Lunak ‘Open Source’ dan ‘Proprietary’

Selain perangkat lunak open source, ada juga perangkat lunak yang besifat “proprietary,” yang merupakan kebalikannya dan sering dilabeli sebagai perangkat lunak “closed source.” Karenanya, perangkat lunak proprietary, atau perangkat lunak milik perorangan, tidak dapat diutak-atik, dan kode sumbernya hanya dapat dimodifikasi oleh perusahaan atau perorangan yang mengembangkan dan memiliki hak terhadap kode sumber tersebut.

Sebagai contoh, Linux merupakan salah satu perangkat lunak open source. Windows dan Microsoft Office merupakan salah “dua” perangkat lunak proprietary yang sudah dikenal dan dipakai oleh banyak pengguna.

Perbedaan Perangkat Lunak ‘Open Source’ dan ‘Freeware’

Perangkat lunak open source berbeda dengan “freeware,” atau perangkat lunak gratis. Meskipun sama-sama dapat digunakan dan disebarkan secara gratis, keduanya menerapkan kode etis yang berbeda. Perbedaannya, ialah, kode sumber dari suatu perangkat lunak gratis tidak dapat diakses dan dimodifikasi oleh penggunanya.

Sebagai contoh, Skype dan Windows Live Messenger merupakan perangkat lunak gratis. Pengguna dapat mengunduh, menggunakan, dan menyebarkannya secara gratis, namun tidak diizinkan untuk mengakses dan memodifikasi kode sumber dari kedua perangkat lunak tersebut.

Keuntunggan Menggunakan Perangkat Lunak ‘Open Source’

Keuntungan dari menggunakan perangkat lunak open source untuk pengguna tentu terletak di ketersediaanya yang bisa didapatkan secara gratis. Di sisi lain, keuntungan mendistribusikan perangkat lunak open source bagi pengembang terletak pada kode sumbernya yang dapat diakses oleh pengguna lain. Sebuah perangkat lunak tentu memiliki bug, dan jika banyak yang dapat mengakses kode sumbernya serta bekerja untuk menangani bug tersebut, tentu dapat meringankan beban pengembang.

Selain itu, perangkat lunak open source juga memungkinkan pengembang agar dapat “berdiri berdampingan” dengan perusahaan teknologi raksasa. Contoh saja Google, yang Android dan Chrome OS-nya dikembangkan berdasarkan Linux dan beberapa perangkat lunak open source lainnya.

IKLAN

Tinggalkan komentar

Tulis komentar kamu
Masukkan nama kamu di sini

Artikel terbaru

5 Aplikasi Keyboard Terbaik di Android

Aplikasi keyboard, atau papan tik, merupakan salah satu komponen penting, dan biasanya, semua ponsel sudah memilikinya sebagai salah satu...

Discord Segera Tutup Katalog ‘Nitro Games’

Discord mengumumkan jika akan menutup layanan Nitro Games, yang menyediakan akses terhadap beberapa gim gratis. Layanan ini merupakan salah satu keuntungan dari berlangganan layanan...

Aplikasi Slack di Desktop Dapatkan Mode Gelap

Slack, melalui sebuah artikel blognya, mengumumkan jika telah merilis 'mode gelap' untuk aplikasinya di desktop, termasuk Windows, Mac, dan Linux. Slack untuk perangkat mobile,...

Firefox Uji Coba Layanan VPN Gratis

Mozilla baru saja meluncurkan layanan VPN gratis miliknya, yang dapat diakses melalui peramban Firefox. Dinamai Firefox Private Network, layanan ini merupakan bagian dari program...