• Buletin

Apple Umumkan Layanan Apple News+

Apple News+ akan menyajikan artikel dari penerbit papan atas, seperti The Wall Street Journal dan The LA Times.

Pilihan

9 Distro Linux Terbaik

Linux merupakan sistem operasi (OS) yang bersifat open source, dan telah digunakan oleh banyak pengguna dari berbagai penjuru negara....

Windows OEM dan Perbedaannya dengan Versi Retail

Dua versi Windows yang paling dikenal oleh banyak pengguna adalah Windows OEM dan Windows Retail. Keduanya merupakan produk orisinil...

Facebook Luncurkan Layanan Kencan ‘Facebook Dating’

Facebook resmi meluncurkan layanan kencan mereka, "Facebook Dating." Dimumkan pada acara F8 tahun lalu, Facebook Dating tersedia mulai hari...

iPhone 11 Pro dan Pro Max Hadir dengan Tiga Kamera

Selain iPhone 11, Apple hari ini juga mengumumkan dua model ponsel termahalnya untuk tahun 2019 ini. iPhone 11 Pro...

Apple mengumumkan sebuah layanan baru yang diberi nama Apple News+ pada acara Apple Event kemarin. Layanan ini sekarang sudah tersedia untuk pengguna iPhone, iPad, dan macOS. Melalui layanan ini, pengguna dapat mengakses lebih dari 300 publikasi online, termasuk penerbit papan atas seperti The Wall Street Journal dan LA Times.

Apple Umumkan Layanan Apple News+

Pengguna dapat mengakses Apple News+ melalui aplikasi Apple News yang telah diperbarui. Untuk pengguna di iPhone dan di iPad, pengguna wajib menggunakan iOS 12.2 sebelum berlangganan Apple News+. Bagi pengguna yang menggunakan desktop atau laptop, pengguna perlu menggunakan macOS versi 10.14.4.

Artikel-artikel yang disajikan dapat diakses melalui tab News+ di dalam aplikasi. Di tab ini, nantinya akan ada beberapa section untuk mengatur penyajian artikel, seperti section Featured yang menyajikan artikel-artikel yang sedang trending. Artikel juga nanti diatur sesuai kategori, seperti “Technology,” dan “Business & Finance.” Ada juga tab Today yang akan memberikan pengguna rekomendasi artikel berdasarkan ketertarikan pengguna.

IKLAN

Apple Umumkan Layanan Apple News+
Kredit gambar: Apple

Dikutip dari TechCrunch, Artikel yang disajikan di Apple News+ akan ditempatkan langsung di server Apple. Pengguna tidak akan mengunjungi situs dari penerbit artikel yang akan dibaca. Hal ini bertujuan agar pengiklan tidak dapat melacak dan mencatat aktivitas pengguna untuk kebutuhan marketing mereka. Apple juga akan menggunakan teknologinya yang sudah dipasang di perangkat pengguna untuk membuat rekomendasi artikel. Dengan demikian, Apple juga tidak akan mempunyai akses terhadap artikel apa saja yang dibaca pengguna.

Di Amerika Serikat, pengguna diharuskan membayar biaya $9.99 per bulan untuk mengakses layanan ini. Apple juga memberikan akses trial, di mana pengguna dapat mengaksesnya secara gratis di bulan pertama. Pengguna juga dapat berbagi akun berlangganannya ke pengguna lain melalui Family Sharing-maksimal 6 pengguna.

Apple News+ saat ini hanya tersedia di Amerika Serikat dan Kanada. Apple juga berencana akan memperluas ketersediaannya di Eropa dan Australia pada beberapa bulan ke depan di tahun ini. Namun, sampai saat ini, tidak ada laporan jika Apple News+ juga akan dirilis di Asia.

IKLAN
SumberApple

Artikel terkait

Tinggalkan komentar

Tulis komentar kamu
Masukkan nama kamu di sini

Artikel terbaru

Discord Segera Tutup Katalog ‘Nitro Games’

Discord mengumumkan jika akan menutup layanan Nitro Games, yang menyediakan akses terhadap beberapa gim gratis. Layanan ini merupakan salah...

Aplikasi Slack di Desktop Dapatkan Mode Gelap

Slack, melalui sebuah artikel blognya, mengumumkan jika telah merilis 'mode gelap' untuk aplikasinya di desktop, termasuk Windows, Mac, dan Linux. Slack untuk perangkat mobile,...

Firefox Uji Coba Layanan VPN Gratis

Mozilla baru saja meluncurkan layanan VPN gratis miliknya, yang dapat diakses melalui peramban Firefox. Dinamai Firefox Private Network, layanan ini merupakan bagian dari program...

Kurangi Gim Populer, Steam Perbarui Daftar Rekomendasi

Steam memiliki daftar rekomendasi yang dapat memperkenalkan pengguna dengan gim-gim baru. Namun, terkadang, daftar tersebut lebih banyak diisi dengan gim-gim populer yang tidak diminati...